Lembah Sunyalangu

Lembah Sunyalangu terletak di desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Purwokerto, Jawa Tengah. Untuk mencapai lokasi lembah Sunyalangu, anda harus menggunakan kendaraan roda dua atau mobil yang memiliki tenaga yang handal, mengingat medannya yang sangat berat dan terjal.

Sebenarnya lokasi Lembah Sunyalangu tidak terlalu jauh dari kota Purwokerto, hanya saja tidak banyak yang mengetahui lokasi persis lembah nan eksotis ini karena memang jauh dari perkampungan penduduk. Namun setelah anda berhasil mencapai lokasi ini, anda akan tertegun sekaligus takjub melihat panorama bentang alam yang di suguhkan untuk memanjakan mata dan perasaan anda. Sungai dengan air jernih berkilauan, sawah terasering nan hijau, dan suasana lembah yang epic seperti berada di negeri dongeng.

Jika anda dari luar kota, sebaiknya anda mencari penyewaan motor di Purwokerto agar anda memiliki keleluasaan dan waktu yang lebih fleksibel. Ada banyak penyewaan motor di Purwokerto yang bisa anda pesan, salah satunya di BOSS Motor.

Salam Nusantaraloka…..! Mari jelajahi negeri ini.

Batur Agung Purwokerto

Desa Batur Agung terletak di kecamatan Kedung Banteng, Purwokerto Banyumas. Desa ini memiliki panorama yang indah karena terdapat gundukan sawah yang eksotis. Daerah ini belum begitu dikenal oleh kalangan traveler karena lokasinya yang sulit dijangkau oleh transportasi umum. Untuk mencapai lokasi Batur Agung, anda bisa menggunakan jasa ojek, atau rental motor.

Kain Ulos

Ulos, kain tenun tradisional suku Batak Toba yang kerap dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari Toba oleh wisatawan. Ulos memiliki nilai budaya disetiap siklus kehidupan suku Batak sehingga jenis dan fungsi ulos berbeda-beda. Ulos banyak digunakan baik di kehidupan sehari-hari dan juga disetiap ritual/upacara Batak entah itu suka ataupun duka. Sejarah ulosdimulai ketika peradaban kebudayaan Batak muncul sebagai bentuk penghargaan siklus kehidupan.
Perkembangan teknologi dewasa ini kerap menjadi alat bagi manusia untuk mengembangkan suatu identitas kebudayaan sehingga tak jarang pula nilai-nilai kebudayaan perlahan tergerus dan akhirnya hilang. Penggunaan ulos banyak dialihfungsikan secara estetika, berangkat dari sisi negatif tersebut penulis berfikir untuk kembali meluruskan fungsi-fungsi ulos agar kelak kedepan, kita akan lebih mengetahui makna yang terkandung disetiap ritme budaya tradisional terutama di ruang lingkup kebudayaan Batak.

1. Ulos Padang Ursa
Ulos Batak ini dapat digunakan sebagai selendang atau pengikat, biasanya suku Batak menggunakannya juga sebagai parompa (kain gendongan).

2. Ulos Manggiring
Ulos Manggiring adalah kain ulos yang diberikan seseorang kepada anak pertama yang baru lahir. Ulos ini memberi makna agar anak tersebut kelak dapat membimbing adik-adiknya sesuai dengan harapan dan tradisi Batak

3. Ulos Bintang Maratur
Ulos Bintang Marartur (baca: bittang maratur) merupakan simbol dari suka cita. Ulos ini kerap digunakan dalam tradisi dan ritual Batak seperti mangulosi (memberikan ulos kepada pengantin atau yang melakukan hajatan). Ulos Bittang Maratur juga dapat dijadikan sebagai pengganti dari Ulos Manggiring.

4. Ulos Antak-Antak
Ulos Antak-Antak merupakan simbol dari duka cita, ulos ini digunakan ketika mengunjungi rumah duka atau melayat orang yang meninggal.

5. Ulos Bolean
Sama halnya dengan ulos Antak-Antak, Bolean juga biasanya digunakan disaat menghadiri upacara duka.

6. Ulos Ragi Huting
Ulos ini sudah sangat langka ditemukan, sesuai dengan perkembangan zaman. Dahulu kala ulos ini digunakan oleh gadis Batak, dililitkan di bagian dada. Selain itu digunakan juga oleh orang tua apabila bepergian.

7. Ulos Pinan Lobu-Lobu
Ulos Pinan Lobu-Lobu kerap dipakai oleh suku Batak sebagai sebagai selendang, fungsinya sebagai nilai estetika menjadi sebab mengapa designer kerap menggunakannya sebagai bahan mode dari ulos.

8. Ulos Ragi Hotang
Ulos Ragi Hotang adalah ulos yang paling sering dijumpai digunakan oleh suku Batak. Ulos ini biasanya menjadi kado bagi pengantin yang tengah mengadakan ritual adat pernikahan. Namun Ragi Hotang juga kerap digunakan sebagai selendang atau parompa.

9. Ulos Pinuncaan
Ulos Pinuncan adalah salah satu ulos yang paling mahal pada masyarakat Batak, Ulos ini terdiri dari lima bagian, ditenun secara terpisah kemudian disatukan. Fungsinya dapat digunakan saat suka maupun duka dengan mematuhi beberapa syarat adat.

10. Ulos Sibolang Rasa Pamontari
Ulos dengan nama yang panjang ini digunakan saat duka. Digunakan oleh keluarga yang mendapat kemalangan, namanya akan berganti menjadi ulos tujung, dipakai oleh isteri/suami yang ditinggal oleh pasangannya dan mereka belum memiliki cucu. Namanya juga akan berganti menjadi ulos saput apabila dipakai oleh seorang suami/isteri dan mereka belum memiliki cucu dan anak-anaknya masih belum dewasa.

11. Ulos Tur Tur
Ulos Tur Tur diberikan oleh seorang kakek/nenek (oppung) kepada cucunya sebagai parompa.

12. Ulos Tumtuman
Ulos Tumtuman digunakan sebagai pengikat kepala (tali-tali) oleh pihak Hasuhutan (pihak perempuan)

13. Ulos Ragi Pakko
Ulos Ragi Pakko, fungsinya digunakan sebagai selimut dan juga barang bawaan sebagai pengantar yang dibawa oleh pengantin wanita.

14. Ulos Ragi Harangan
Ulso Ragi Harangan memiliki fungsi yang sama dengan Ulos Ragi Pakko yakni sebagai batang hantaran dan juga selimut.

15. Ulos Simarinjam Sisi
Ulso Simarinjam Sisi digunakan oleh pihak Hasuhutan. Ulos ini dikenakan bergandengan dengan ulos Pinucaan.

16. Ulos Suri Suri Ganjang
ulos ini juga dinamai Ulos Gabe-Gabe, fungsinya adalah sebagai fashion (busana) pemusik Batak. Namun kerap juga digunakan sebagai bahan mangulosi (memberikan ulos kepada pengantin) oleh pihak Parboru (pihak pengantin perempuan) kepada putrinya yang menikah.

17. Ulos Simpar
Ulos Simpar digunakan sebagai selendang di upacara-upacara adat baik saat manortor maupun menghadiri pesta.

18. Ulos Sibunga Umbasang
Sama halnya dengan Ulos Simpar, ulos ini juga digunakan sebagai selendang.

19. Ulos Sitolu Tuho
Ulos Sitolu Tuho digunakan sebagai pengikat kepala (tali-tali) oleh perempuan Batak.

Semoga dengan uraian mengenai jenis dan fungsi ulos-ulos tersebut diatas dapat menambah khasanah pengetahuan kita mengenai kebudayaan Batak sehingga nilai-nilai luhur yang digariskan secara turun temurun oleh nenek moyang dapat kita warisan kepada generasi penerus terutama kita yang tinggal dan berasal dari Sumatera Utara

Salam Nusantaraloka

Semua ada harganya… Yang berbeda adalah alat pembayarannya

Semua keinginan yang ada di dunia ini bisa dibeli. Yang berbeda adalah alat dan cara membayarnya.
Kau bisa membeli dan mendapatkan kekayaan. Tentu saja kau harus membayarnya dengan kerja keras, ulet, dan tekun.

Kau bisa membeli cinta dari seseorang. Tentu saja kau harus membayarnya dengan perasaan tulus dan pengorbanan.

Kau juga bisa membeli kepercayaan. Tentu saja kau harus membayarnya dengan kejujuran.

Bahkan kau juga bisa membeli Sorga. Tentu saja kau harus membayarnya dengan ibadah dan amal baik.

Yang tak bisa kau beli adalah kesempatan yang terlewatkan. Dan waktu yang telah berlalu.

————

By: Guntur Sulaksono (Mr. Gunt)

Money magnet ala suamiku πŸ€‘

  
Suatu ketika entah beberapa bulan yang lalu, suamiku bertanya kepadaku.

“Bagaimana mih rasanya kamu memegang uang ini?”

Ya, saat itu memang kami baru tiba dirumah habis ngambil uang di bank yang jumlahnya lumayan banyak menurutku. 

“Ya senenglah pi..!” 

“Senengnya itu gimana..? Bisa menjelaskan gak?

“Ya pokoknya seneng dan campur bersyukur gitulah, trus ada rasa damai apa yah pi..”

“Oke.. Jadi kamu bisa mengenal rasa ini yah mi. Rasa saat kamu menerima uang ini.

“Mi… Kenali rasa itu yah, dan sesekali lakukanlah dengan sengaja. Karna rasa itu bisa menjadi magnet uang loh.. ”

“Oh ya..?”

“Iya..! Lakukan saja kalo gak percaya”

Aku percaya dan gak percaya sih, dan aku gak pernah melakukan apa yang dia sarankan 😁😁

Tapi diam2 aku mencoba mengamati rasaku, rasa dimana aku menerima uang dalam jumlah yang lumayan banyak lagi. Dan setelah ku amati sekitar 2 kalian memang ada rasa yang sama waktu itu, bahkan aku merasakannya sebelum aku menerima uang itu. Agak sedikit suprise juga sih jadinya, suprise bukan dengan datangnya uang yang banyak itu lagi, tapi suprise dengan RASA  Itu yang di yakini oleh suamiku benar2 bisa menjadi magnet. 

Hari itu aku sedikit percaya..meskipun ada sedikit juga yang lain yang masih sedikit menolak, karna masih menganggap kebetulan saja, atau memang sudah waktunya para egent pAda mbayar kaleess..πŸ˜†

Tapi akhirnya aku tergoda mulai  mencobanya menyegajakan melakukan RASA itu sesuai petuah sang dukun…uppsss..😜 suami maksudku heeeehee 😬😬😬..

Pertama kucoba, sisi lain yang menolak itu ternyata kuat banget jadi biang kerok lhoh..

Katanya gini..”Alahh.. Kalo disengaja ya gak bakalan berhasil, karna sudah ngarep, kan kalo mau ada hasilkan juga harus “let it go” makasudnya melepaskan, jangan berharap”

Dan sebalnya ternyata sisi diriku yang ingin mencoba malah setuju… “Iya juga nih, bener tuh, ini memang gak bakalan bisa deh soalnya  aku memang ngarep pingin berhasil kayaknya”

Ya udah dech…akhirnya tidak jadi melakukannya lagi 😁😁😁

Setelah beberapa hari kemudian aku ngobrol lagi sama suami. Kebetulan inget tentang petuah dia itu, dan langsung deh aku mendiskusikan nya lagi dan kuceritakan semuanya pengalaman penolakan siai diriku itu.

Setelah mendengar ceritaku, dia tetap menyarankan ku untuk terus saja mencoba meskipun masih ada sisi lain yang menolak. Karna jika itu dilakukan secara terus menerus lama2 sisi diri yang menolak itu lama2 akan lelah dan akhirnya menerima kok.. Hampir mirip cara kerjanya afirmasi katanya..

“Oohhh….gitu ya?!!” Manggut manggut dech akuh jadinya πŸ˜€πŸ˜€

Dan sudah beberapa kali aku melakukannya, dan woowwww….memang bener loh, ketika aku mengolah rasa itu dengan sengaja dan ketika aku kemudian lupa untuk hasilnya, tak berapa lama kemudian rejeki pun turun. Trimakasih ya Tuhann..πŸ™πŸ™πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡

Begitulah gaess caraku membantu suami buat menjadi money magnet. Siapa pun bisa mencobanya, siapa tau ini juga berhasil pada kamu…

Cuman aku sendiri meskipun sudah yakin bisa melakukannya, aku juga tidak setiap saat memiliki mood untuk melakukannya lho..bahkan pada saat aku lagi butuh duit sekali. Kalo lagi ogah ya ogah… Nah, mood ini lah yang kemudian sekarang sedang kita diskusikan lagi. “Cara biar selalu mood menjadi money magnet” heheee πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Sekian dulu sharing saya hari ini semoga bermanfaat πŸ™

Setiap hal yang terjadi dalam hidup kita, tidak lain adalah kita yang membuatnya. Baik dilakukan secara sadar maupun tidak sadar. Baik itu sebuah kesuksesan maupun kegagalan. 

Itulah mengapa saya percaya bahwa tidak ada seorangpun yang dapat menjatuhkan kita, melainkan PERILAKU kita sendirilah yang membuat kita terjatuh. 

Menyalahkan orang lain atas kegagalan yang sedang kita alami memang sangat mudah. Tapi sebenarnya itu hanya membuat kita semakin sulit untuk bangkit. 

Memeluk ombak

Lima tahun sudah berlalu sejak pertama kali aku belajar surfing di pantai kuta. Sore itu angin sepoi bertiup sementara ombak tak begitu besar, membuatku lebih tenang dalam menikmati tiap gulungan ombak yang datang silih berganti. Senja mulai bersembunyi di balik tirai mega, kulihat teman-temanku menikmati suasana yang kian mempesona.Yah, tak ada yang abadi. Badai akan berlalu, bahkan sebuah pesta juga akan berakhir. Aku menikmati saat ini. Karena nanti belum tentu, sedangkan yang kemarin sudah berlalu.

~celotehku sore ini~ 

 

I miss my homeΒ 

  
Untuk  perjalanan ke bali kemarin aku pamitan sama anak2 minta 10 hari. Tapi ternyata baru hari ke 9 aku sudah nyampai rumah. 

Sesampainya di rumah, begitu anak2 melihat kami, moment yang sudah kubayangkan sebelumnya bener2 terjadi. Dari jauh mereka berlarian berebut untuk memeluk kami. Aku benar2 merasakan betapa rindunya kami semua. 9 hari sudah kami tidak bertemu, dan ini adalah rekor terlama aku dan anak2 berpisah. Maafkan aku…i love you kids 😘

Setelah puas memelukku, si adel yang usianya hampir 5 tahun menatapku serius dan bertanya. “Mami…memang ini sudah 10 yah, kok mami sudah pulang?”

“Mmmm… Belum sih, 10 nya masih kurang 1 kak… Memangnya mami gak boleh pulang ya kalo belum 10..ya udahlah mami mau pergi lagi ya…”

“Jangaaannn…gak boleh…!!” Sambil aku dipeluknya lagi lebih kencang πŸ˜„πŸ˜„ 

Ternyata adel diam2 jua menghitung hari, makanya dia agak sedikit heran meskipun sebenarnya juga seneng gak ketulungan πŸ˜†πŸ˜†

Bali itu memang sungguh indah. Meskipun sudah 3x aku kesana, namun aku selalu dibuat takjub melihat pesonanya, aku jatuh cinta lagi..lagi dan lagi pada pulau dewata ini. 

Tapi..meskipun demikian aku tidak bisa membohongi diriku, aku tidak betah lama2 tinggal disana. Ada tempat lain yang membuatku sangat rindu…dan aku ingin segera kembali. 

I miss my home, aku kangen rumah, aku kangen anak2, aku kangen memasak, dan aku kangen semuanya disana.

Aku tahu pulau bali lebih indah dari kampungku, aku juga tahu kamarku tidak sebagus kamar hotel kemarin dibali.Tapi aku tahu…hatiku ada disini. Tempat paling nyaman untukku ada disini, dirumahku. Tempat dimana aku bisa menjadi diriku yang apa adanya, Memakai baju lusuh..tidak memamakai handbody, jarang menyisir rambut, bahakan jarang memakai bh. Agghh…aku benar2 menjadi diriku disini, tanpa khawatir komentar yang lain, karna aku tahu semuanya menerima aku apa adanya. 

Mungkin begitu juga gambaran sebuah hubungan atau rumahtangga. Kita harus tahu dan sadar bahwa diluar sana banyak sekali yang lebih ganteng, lebih cantik, lebih kaya, lebih pintar, dan bahkan lebih baik segala2nya dari kita. Namun jika sebuah rumahtangga/hubungan sudah mampu memberiakan ruang bagi setiap penghuni didalamnya untuk tumbuh menjadi dirinya, selama itu juga hubungan/rumahtangga itu akan menjadi tempat ternyaman bagi mereka. 

Mereka yang diluar yang lebih cantik..lebih ganteng..dan lebih baik hanya akan mampu membuat kita untuk mengaguminya..dan mungkin juga itu akan membuat kita JATUH CINTA..tapi itu hanya untuk sementara, tidak untuk STAY disana. 

MLM

  
Kemaren suami saya Guntur Sulaksono ngeshare linknya MOM yang isinya larangan buat TKW untuk mengikuti bisnis MLM di Singapore. 
Ketika saya membaca ataupun mendengar kata MLM, pikiran saya langsung teringat sosok perempuan bernama LELA DANIATI. Dia adalah sahabat sekaligus upline saya di TIANSHI. 

Bagi sebagian orang mungkin akan nyinyir ketika mendengar MLM, tapi bagi saya MLM adalah karunia Tuhanku untuk menyelamatkanku waktu itu.

Saya gak dapat kapal pesiar ataupun mobil BMW dari bisnis MLM, ya gimana mau dapet… Satu downline pun saya tidak punya..heehee..

Lalu apa yang kudapat dari MLM, yang katanya karunia Tuhan itu..??

SEMANGAT… Iya aku mendapatkan semangat hidupku kembali dari MLM, aku mendapatkan semangat kembali untuk meraih mimpi2ku. 

Putus kuliah, menikah muda, kemudian terbelit hutang, dan kemudian memutuskan menjadi TKW sempat membuatku merasa terpuruk sekali. Aku mengecewakan semua orang2 yang mencintaiku. 

Banyak Teman, dan bahkan keluarga sudah mengangapku gagal dengan masa depan suram. Lebih tragisnya lagi aku pernah mengiyakan hal itu, bahwa aku telah gagal.

Tapi kemudian Tuhan mengirimkan malaikat kedalam hidupkU. Lela daniati, seorang tkw yang penuh semangat akhirnya memprospekku untuk menjadi anggota TIANSHI. Dan aku menolak. Hahaahhaa…

Meskipun begitu dia tetap menjadi temanku, setiap hari kami berjumpa dibawah blok, sekedar mengobrol dan bercanda sembaria dia ngasih makan kucing dan saya memijat kakinya ahma (nenel yang kujaga).

Selain membawa makan kucing dia juga selalu membawa buku, yang aku tahu sekali dia selalu membacanya ketika aku belum datang. 

Penasaran, aku pun bertanya, dan akhirnya meminjamnya. Ini adalah Buku pertama yang dipinjamkan dan juga buku pertama yang kubaca setelah berhenti dari dunia pendidikan. Buku itu berjudul “casflow quadrant” dari robert tiyosaki. 

Baru baca berapa lembar sudah mak jleebbbb….!! Kena bnget deh. Sampai kepala manggut2 dan hati berkobar2. Selesai membaca satu buku aku memutuskan buat gabung deh sama TIANSHI, pokoknya tetinspirasi banget buat pindah kuadrant.. Heheehee

Tapi ya gitu, aku jadi seneng baca buku, apalagi uplineku ini memang selalu mewajibkan untuk membeli buku2 yang direkonendasikan dari mlm ini, saking ashiknya baca dan beli buku saya malah jadi gak pernah prospek orang2 buat jadi downline, hahaaaaa…..

Meskipun saya tidak sukses di bisnis MLM ini, tapi saya meyakininya bahwa sebagian besar hidup saya yang berkelimpahan saya dapatkan  ilmunya di MLM, khususnya dari buku2 yang direkomendasikan untuk di baca.

Dan baru kemarin menyadari ternyata saya sudah PINDAH KUADRAN. Terimakasih ya Tuhann… πŸ™ 

Ternyata ini juga bagian dari mimpiku dulu dan sudah lama aku tidak lagi menyadarinya.

Kesimpulannya, karna kenal MLM aku menjadi mempunyai semangat untuk “Tetap Bermimpi setinggi tinginya meskipun dalam keadaan serendah2nya”

Berikut adalah buku yang diwajibkan oleh upline ku dulu :

1. Qasflow quadrant, robert tiyosaki

2. Berfikir dan berjiwa besar, dale carnegi

3. Cara mencari kawan, lupa penulisnya siapa, tapi bentuk bukunya kecil dan sampulnya warna hijau tua. 

Semua buku itu bagus bagus, 

Kemarin sempet ada temen tkw juga yang memprospek saya untuk gabung di tiashi, dan saya bilang saya sudah ikut. Trus iseng2 tanya buku apa yang sudah di baca…? 

Buku…? Gak ada jualan buku kok. Jawabnya. 

Dan setelah ku tanya 2 macem2 jadi dari upline sekarang memang tidak pernah memberikan pelatihan pengembangan diri, baik dari buku maupun dari yang lain. 

Yang di latih cuman jualan produk dan jualan produk..

Beruntungnya aku dulu dibimbing sama upline LELA DANIATI. Sayangnya saya sekarang sudah lost kontak dengan dia. 

Apakabar Sahabatku Lela..?? 

(Kepikiran buat nyari rumahnya, kampungnya sideraja cilacap. Apa ada yang kenal..? Atau tau dimana dia sekarang?

Semoga Tuhan selalu melindungimu Lela, dan semga kita bisa berjumpa kembali. Terimakasih LELA DANIATI πŸ™