Kemaren suami saya Guntur Sulaksono ngeshare linknya MOM yang isinya larangan buat TKW untuk mengikuti bisnis MLM di Singapore.
Ketika saya membaca ataupun mendengar kata MLM, pikiran saya langsung teringat sosok perempuan bernama LELA DANIATI. Dia adalah sahabat sekaligus upline saya di TIANSHI.
Bagi sebagian orang mungkin akan nyinyir ketika mendengar MLM, tapi bagi saya MLM adalah karunia Tuhanku untuk menyelamatkanku waktu itu.
Saya gak dapat kapal pesiar ataupun mobil BMW dari bisnis MLM, ya gimana mau dapet… Satu downline pun saya tidak punya..heehee..
Lalu apa yang kudapat dari MLM, yang katanya karunia Tuhan itu..??
SEMANGAT… Iya aku mendapatkan semangat hidupku kembali dari MLM, aku mendapatkan semangat kembali untuk meraih mimpi2ku.
Putus kuliah, menikah muda, kemudian terbelit hutang, dan kemudian memutuskan menjadi TKW sempat membuatku merasa terpuruk sekali. Aku mengecewakan semua orang2 yang mencintaiku.
Banyak Teman, dan bahkan keluarga sudah mengangapku gagal dengan masa depan suram. Lebih tragisnya lagi aku pernah mengiyakan hal itu, bahwa aku telah gagal.
Tapi kemudian Tuhan mengirimkan malaikat kedalam hidupkU. Lela daniati, seorang tkw yang penuh semangat akhirnya memprospekku untuk menjadi anggota TIANSHI. Dan aku menolak. Hahaahhaa…
Meskipun begitu dia tetap menjadi temanku, setiap hari kami berjumpa dibawah blok, sekedar mengobrol dan bercanda sembaria dia ngasih makan kucing dan saya memijat kakinya ahma (nenel yang kujaga).
Selain membawa makan kucing dia juga selalu membawa buku, yang aku tahu sekali dia selalu membacanya ketika aku belum datang.
Penasaran, aku pun bertanya, dan akhirnya meminjamnya. Ini adalah Buku pertama yang dipinjamkan dan juga buku pertama yang kubaca setelah berhenti dari dunia pendidikan. Buku itu berjudul “casflow quadrant” dari robert tiyosaki.
Baru baca berapa lembar sudah mak jleebbbb….!! Kena bnget deh. Sampai kepala manggut2 dan hati berkobar2. Selesai membaca satu buku aku memutuskan buat gabung deh sama TIANSHI, pokoknya tetinspirasi banget buat pindah kuadrant.. Heheehee
Tapi ya gitu, aku jadi seneng baca buku, apalagi uplineku ini memang selalu mewajibkan untuk membeli buku2 yang direkonendasikan dari mlm ini, saking ashiknya baca dan beli buku saya malah jadi gak pernah prospek orang2 buat jadi downline, hahaaaaa…..
Meskipun saya tidak sukses di bisnis MLM ini, tapi saya meyakininya bahwa sebagian besar hidup saya yang berkelimpahan saya dapatkan ilmunya di MLM, khususnya dari buku2 yang direkomendasikan untuk di baca.
Dan baru kemarin menyadari ternyata saya sudah PINDAH KUADRAN. Terimakasih ya Tuhann… π
Ternyata ini juga bagian dari mimpiku dulu dan sudah lama aku tidak lagi menyadarinya.
Kesimpulannya, karna kenal MLM aku menjadi mempunyai semangat untuk “Tetap Bermimpi setinggi tinginya meskipun dalam keadaan serendah2nya”
Berikut adalah buku yang diwajibkan oleh upline ku dulu :
1. Qasflow quadrant, robert tiyosaki
2. Berfikir dan berjiwa besar, dale carnegi
3. Cara mencari kawan, lupa penulisnya siapa, tapi bentuk bukunya kecil dan sampulnya warna hijau tua.
Semua buku itu bagus bagus,
Kemarin sempet ada temen tkw juga yang memprospek saya untuk gabung di tiashi, dan saya bilang saya sudah ikut. Trus iseng2 tanya buku apa yang sudah di baca…?
Buku…? Gak ada jualan buku kok. Jawabnya.
Dan setelah ku tanya 2 macem2 jadi dari upline sekarang memang tidak pernah memberikan pelatihan pengembangan diri, baik dari buku maupun dari yang lain.
Yang di latih cuman jualan produk dan jualan produk..
Beruntungnya aku dulu dibimbing sama upline LELA DANIATI. Sayangnya saya sekarang sudah lost kontak dengan dia.
Apakabar Sahabatku Lela..??
(Kepikiran buat nyari rumahnya, kampungnya sideraja cilacap. Apa ada yang kenal..? Atau tau dimana dia sekarang?
Semoga Tuhan selalu melindungimu Lela, dan semga kita bisa berjumpa kembali. Terimakasih LELA DANIATI π