Memeluk ombak

Lima tahun sudah berlalu sejak pertama kali aku belajar surfing di pantai kuta. Sore itu angin sepoi bertiup sementara ombak tak begitu besar, membuatku lebih tenang dalam menikmati tiap gulungan ombak yang datang silih berganti. Senja mulai bersembunyi di balik tirai mega, kulihat teman-temanku menikmati suasana yang kian mempesona.Yah, tak ada yang abadi. Badai akan berlalu, bahkan sebuah pesta juga akan berakhir. Aku menikmati saat ini. Karena nanti belum tentu, sedangkan yang kemarin sudah berlalu.

~celotehku sore ini~ 

 

Tinggalkan komentar